Monday, April 26, 2010

Beberapa penjelasan berkaitan dengan tutorial CosmosXpress / SimulationXpress

tulisan ini untuk menaggapi beberapa pertanyaan dari saudara Aziz di bandung.

e-mail nya sebagai berikut:

Mohon bantuannya bapak mengenai Simulation Express Solidworks 2009 ....

Dalam tutorial anda mengenai CosmosExpress, analisa tegangan pada batang silinder, pada hasil analisa solidworks terdapat istilah FOS atau factor of safety... dan didapatkan nilai 3.63664 .... pertanyaan saya adala

  1. Apakah maksud angka trsebut, apakah punya satuan??
  2. Bp. Agus jga mensyaratkan nilai FOS adalah 5 ... kenapa harus angka 5 nilai FOSnya...karena jika mengaplikasi material lain tentunya nilai FOS yang didapat akan berbeda..
  3. Bagaimana menentukan besarnya F agar batang silinder tidak sampai patah atau tidak sampai bengkok.... ( Berapa F maximum yang di izinkan ? ) .....

Jawab:

Di SolidWorks 2005, modul ini dinamakan CosmosXpress, di SolidWork 2009 berganti nama dengan Simulation Xpress.

1. Untuk lebih jelasnya mengenai Factor of safety, bisa rekan-rekan baca sebuah artikel bagus yang ditulis Bapak Gadang Priyotomo di sini . angka FOS tidak punya satuan. beberapa penjelasan dari menu Help di solidworks. kode standard engineering pada umumnya memerlukan FOS 1,5 atau lebih. SolidWorks menggunakan kriteria tegangan Von Mises (Von Mises Stres Criterion). Kriteria ini menyatakan bahwa bahan elastis mulai “yield” ketika equivalent stress (von Mises stress) mencapai yield strength dari material. yield strength didefinisikan dari Property material. Solidworks akan menghitung factor of safety di suatu titik dengan membagi yield strength dengan equivalent stress pada titik tersebut.

2. Angka 5 yang ambil dalam tutorial hanyalah contoh design, angka sesungguhnya mengikuti standard engineering yang diikuti dan dari pengalaman.

3.contoh kasus yang ambil untuk tutorial tersebut adalah besarnya gaya, FOS, jenis material dan bentuk part sudah ditentukan, designer tinggal menentukan diameter tuas yang optimum untuk memenuhi semua pernyaratan design.

semoga membantu, jika ada kesalahan silakan dikoreksi.

jika ada tambahan silakan tulis di comment.

Friday, April 23, 2010

Tutorial Solidworks 2009 - Planes

Silakan Download file PDF di sini

Bidang (Planes)

9 Jumada Al-awwal 1431.

Tutorial SolidWorks 2009

Plane di gunakan untuk meletakkan sketch, untuk membuat section view dari sebuah model atau untuk membuat bidang netral untuk fitur draft, dll.

Di FeatureManager design tree. SolidWorks telah meyediakan bidang Front, Top dan Right sebagai defaults.

Front Plane

Top Plane

Right plane

Kita juga dapat meletakkan Plane pada sebuah sisi (face).

Jika kita memerlukan tambahan Bidang (plane) lagi, kita dapat menambahkan Plane dengan cara:

1. Klik ikon Plane di toolbar reference Geometry.

2. Di menu pulldown, Klik Insert > Reference geometry > Plane.

Akan muncul Plane PropertyManager, Plane wizard ini dapat digunakan untuk membuat berbagai macam Plane menggunakan geometri yang berbeda, seperti: bidang(plane), sisi (face) rusuk (edge), garis dan titik(vertex).

Beberapa contoh pembuatan Plane:

1. Shortcut untuk membuat offset plane, tekan Ctrl + tarik plane yang sudah ada.

2. Through Lines/Points = Menggunakan 3 titik.

3. Through Lines/Points = Menggunakan 1 sisi & 1 titik

4. Through Lines/Points = Menggunakan 1 sumbu (axis) & 1 titik

5. Parallel Plane at point dengan jarak (distance) 10mm, jumlah plane 2.

6. Parallel Plane at point dengan sudut (angle) 15° dari suatu garis rusuk (edge), jumlah plane 2

7. Parallel Plane at point dengan sisi (face) dan 1 titik.

8. Normal to Curve, contoh sebuah sketch Helix dengan sebuah titik ujung (endpoint).

9. On surface, 1 sisi melengkung dengan 1 titik.

Selesai.

 

 

Tuesday, April 6, 2010

Merangkai Cam di SolidWorks



Silakan download file tutorial di sini.


kutipan teks selengkapnya:

Merangkai Cam di SolidWorks


21 Rabi Al-Akhar 1431.



Dalam Tutorial ini kita akan belajar cara membuat assembly untuk Cam menggunakan mechanical mates = Cam. Dengan Cam Mate ini kita bisa memaksa sebuah silinder, bidang atau titik untuk selalu bertemu/ bersinggungan (Coincident) dengan serangkaian permukaan hasil extrude. Kita dapat membuat profil Cam dari garis, lengkung dan spline sepanjang profil tesebut bersinggungan (tangent) dan kurva tertutup.


1. Untuk latihan kali ini, kita memerlukan part berupa Cam dan Follower nya.


2. Kita membuat Cam dengan profil sederhana seperti sketch di bawah ini.



3. Lalu di extrude, Save part.



4. Part kedua yang kita buat adalah followernya, buat profil sederhana seperti di bawah ini.



5. Lalu di extrude, Save part.



6. File > New > assembly .


7. PropertyManager untuk Insert Component akan muncul, klik kiri part Cam, lalu geser mouse ke bidang gambar (graphics area).



8. Klik kanan part Cam, lalu pilih Float, karena kita akan mendefinisikan ulang semua mate untuk Cam tersebut.



9. Aktifkan temporary axis, klik View . TemporaryAxis.



10. Klik ikon mate , Mate Propertymanager akan muncul.


11. Mate pertama menggunakan Standard mates = Coincident, adalah sisi depan Cam dengan bidang (plane) Front. Klik OK



12. Mate kedua menggunakan Standard mates = Coincident adalah sumbu Cam dengan bidang (plane) Top. Klik OK



13. Mate ketiga menggunakan Standard mates = Coincident adalah sumbu Cam dengan bidang (plane) Right. Klik OK .



14. Setelah itu bisa kita test dengan Rotate Component.



15. Cam akan dapar memutar pada porosnya.



16. Part kedua = Follower, kita masukkan dalam bidang gambar (Graphics area).



17. Mate pertama untuk Follower menggunakan Standard mates = Coincident, adalah sisi depan Follower dengan bidang (plane) Front. Klik OK .



18. Mate kedua untuk Follower menggunakan Standard mates = Coincident adalah bidang samping Follower dengan bidang (plane) Right. Klik distance = 4mm (setengah lebar Follower).Flip dimension . Klik OK .



19. Setelah itu bisa kita test dengan Rotate Component.



20. Follower akan dapat bergerak naik turun.



21. Mate terakhir, klik ikon Mate . Mechanical mates > Cam. Di kotak entities to mate, pilih semua permukaan di Cam, Di kotak Cam follower, pilih ujung follower. Klik OK .



22. Penentuan Constraint (mates) sudah selesai, kita bisa mencobanya dengan memutar Cam tersebut. kita test dengan Rotate Component.



23. Selesai.

Berbagi ilmu untuk kemajuan Bangsa Headline Animator

 Subscribe in a reader

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

View agus fikri's profile on LinkedIn