Showing posts with label AutoCAD. Show all posts
Showing posts with label AutoCAD. Show all posts

Tuesday, July 20, 2010

Tutorial AutoCAD 2010 - Parametric


Silakan download file tutorial di sini.
Kutipan teks selengkapnya:

Tehnologi Parametrik di AutoCAD 2010
8 Sya’ban 1431.
Mulai AutoCAD 2010, Autodesk telah memasukkan tehnologi Parametrik di AutoCAD. Bagi rekan-rekan yang sudah mempelajari Inventor, SolidWorks, Catia ataupun Pro/ENGINEER, tehnologi parametric sudah tidak asing lagi.
Di dalam gambar parametric, objek geometri dapat di beri constraints (Pembatas). Constraints ini akan mengatur hubungan antar objek geometri baik hubungan posisi ataupun ukuran. Constraint dibagi menjadi 2:
1. Geometric constraints.
2. Dimensional Constraint.
Sama seperti software lain, status objek geomteri akan di bagi menjadi 3:
1. Unconstrained
2. Underconstrained
3. Fully constrained
Geometric constraints
Di Ribbon Panel, Tab Parametric, terdapat Geometric Panel
Disana terdapat Perpendicular; Horizontal; Tangent; Collinear; Symmetric; Coincident; Parallel; Vertical; Smooth; Concentric; Equal & Fix.
• Coincident: 1 endpoint & 1 endpoint
• Collinear: line dengan line
• Concentric: 2 lingkaran dibuat 1 titik center
• Parallel: antara 2 garis
• Perpendicular: garis pertama sebagai acuan posisi, garis kedua akan menyesuaikan.
• Tangent: membuat titik singgung (tangent) antara 2 kurva. Kurva pertama sebagai acuan posisi.
• Smooth: membuat kurva kontinyu G2 antara spline dengan spline; garis; lengkung; polyline. Kurve pertama harus spline dan sebagai acuan posisi.
• Symmetric: membuat 2 garis / titik simetris terhadap garis sumbu (symmetry line).
Sekarang kita akan mencoba Auto Constraint .
1. Hidupkan mode Ortho (F8), buat objek geometri seperti dibawah ini. Terdiri dari Line dan 4 fillet.
2. Pilih Tab Parametric, Geometric panel, klik AutoConstrain. Select Objects > pilih semua. Akan nampak seperti dibawah ini.
3. Kita akan menambahkan constrain Equal , klik ikon Equal, ketik M (multiple) pilih 4 garis berikut.
4. Ulangi langkah 3 untuk 4 garis seperti ditunjukkan gambar dibawah ini.
5. Ulangi langkah 3 untuk 4 fillet ini.
6. Save objek geometri yang sudah jadi, selanjutnya kita akan membuat Dimensional constraints. Kita beralih ke panel Dimensional, klik Linear , buat ukuran antara 2 garis seperti pada gambar.
7. Dengan cara yang sama, buat beberapa ukuran seperti pada gambar di bawah ini.
8. Setelah ukuran lengkap, kita bisa mengedit ukuran tersebut, dan objek geometri akan menyesuikan dengan ukuran baru.
9. Nama dimensional Constraints bisa kita ubah agar memudahkan kita saat masuk ke Parameter Manager. Contoh: d1 = tinggi; d2 = lebar; d3 = tebal_flange; & d4 = tebal_web (tidak boleh ada spasi).
10. Sekarang kita masuk ke Parameter Manager , akan muncul jendela parameter manager
11. Di kolom Expression, kita bisa memasukkan rumus/persamaan baru untuk Dimensional constraints. Seperti gambar di bawah ini.
12. Ketika kita mengubah ukuran tinggi menjadi 800, maka semua ukuran akan berubah mengikuti persamaan yang telah kita buat sebelumnya.
13. Selesai.

Wednesday, July 14, 2010

Kursus / pelatihan / training AutoCAD & SolidWorks


Kursus / pelatihan / training privat.

Software:
AutoCAD

SolidWorks

Tempat belajar : Klipang, Semarang.

Materi Kursus : menyesuaikan dengan kebutuhan murid

"contoh pekerjaan" saya bisa dilihat di sini.

Informasi lebih lanjut, hubungi :

E-mail: agus.fikri@gmail.com

Tempat terbatas.

Wednesday, December 23, 2009

Membuat model 3D di Solidworks dari

Baca tutorial selengkapnya di sini
http://agus.fikri.googlepages.com/3DSolidWorksdariAutoCAD.pdf
gambar DWG untuk tutorial ini
http://agus.fikri.googlepages.com/Drawing2.dwg

kutipan teks
Membuat model 3D di Solidworks dari
gambar 2D di AutoCAD
(Tutorial SolidWorks 2009)

Sering kita jumpai pekerjaan yang mengharuskan kita membuat model 3D di SolidWorks, dimana sebelumnya gambar tersebut telah di buat secara 2D di AutoCAD. Pada latihan kali ini, kita akan membuat sebuah part 3D di SolidWorks dari gambar 2D yang telah kita buat di AutoCAD.

1. Buat gambar AutoCAD sederhana seperti di bawah ini, atau bisa download di sini http://agus.fikri.googlepages.com/Drawing2.dwg. Di gambar ini terdapat beberapa layer: Front, Right, Dimension dan Remark. Layer Front dan Right untuk pandangan 2D dari part yang akan kita buat, layer Dimesion untuk ukuran dan layer Remark untuk keterangan gambar

2. Buka SolidWorks, pilih Part > OK. Klik Plane Front, lalu klik tab Sketch di Command Manager, bisa juga sebaliknya.

3. Lalu di menu pull down, pilih Insert > DXF/DWG

4. Di jendela Open, pilih jenis file = DWG, lalu pilih file yang akan kita buka, klik Open

5. Di jendela DXF/DWG Import, pilih hanya layer Front, karena kita akan memasukkan gambar pandangan depan, lalu klik Finish.

6. Sketch1 telah muncul di FeatureManager design tree, klik Exit Sketch .

7. Klik tab Features di CommandManager, klik Extruded Boss/Base , saat diminta memilih Plane, klik kembali Sketch1.

8. Saat muncul PropertyManager untuk Extrude, klik tombol Reverse Direction , untuk kolom Depth masukkan 50 mm sesuai dengan tebal part (lihat ukuran lebar di right view). Klik OK untuk keluar.

9. Gambar hasil Extrude1

10. Klik Plane Right, lalu klik tab Sketch di Command Manager, bisa juga sebaliknya


11. Lalu di menu pull down, pilih Insert > DXF/DWG
12. Di jendela Open, pilih jenis file = DWG, lalu pilih file yang akan kita buka, klik Open
13. Di jendela DXF/DWG Import, pilih hanya layer Right, karena kita akan memasukkan gambar pandangan kanan, lalu klik Finish

14. Kita akan memindahkan ujung pandangan kanan berimpit dengan ujung pandangan depan di titik 3, pertama klik tombol Move Entities, lalu langkah 2 pilih semua garis, sehingga masuk ke dalam kotak “Entities to Move”. Untuk start point, klik kotak di bawah Start point, lalu pilih titik acuan untuk perpindahan, pindahkan semua objek (lihat langkah 3).

15. Sketch2 telah muncul di FeatureManager design tree.

16. Klik tab Features di CommandManager, klik Extruded Boss/Base , saat diminta memilih Plane, klik kembali Sketch2

17. Saat muncul PropertyManager untuk Extrude, klik tombol Reverse Direction , untuk kolom Depth masukkan 70 mm sesuai dengan lebar part (lihat ukuran lebar di Front view). Kosongkan kotak Merge result (karena kita akan membuat multi body). Klik OK untuk keluar

18. Hasil Extrude1 dan Extrude2

19. Jika di AutoCAD kita mengenal Solid Editing (Union, Subtract & Intersect), di SolidWork juga terdapat operasi yang serupa, Combine. Tool dapat di akses melalui Insert > Features > Combine.

20. FeatureManager dari Combine, pilih Common, di kolom Bodies to Combine pilih Extrude1 dan Extrude2, klik Ok untuk keluar.

21. Hasil akhir Part yang kita buat

Friday, February 22, 2008

Sekilas tentang AutoCAD

AutoCAD
From Wikipedia, the free encyclopedia
AutoCAD is a CAD software application for 2D and 3D design and drafting, developed and sold by Autodesk, Inc. Initially released in late 1982, AutoCAD was one of the first CAD programs to run on personal computers, and notably the IBM PC. Most CAD software at the time ran on graphics terminals connected to mainframe computers or mini-computers.
In earlier releases, AutoCAD used primitive entities — such as lines, polylines, circles, arcs, and text — as the foundation for more complex objects. Since the mid-1990s, AutoCAD has supported custom objects through its C++ API. Modern AutoCAD includes a full set of basic solid modeling and 3D tools, but lacks some of the more advanced capabilities of solid modeling applications.
AutoCAD supports a number of application programming interfaces (APIs) for customization and automation. These include AutoLISP, Visual LISP, VBA, .NET and ObjectARX. ObjectARX is a C++ class library, which was also the base for products extending AutoCAD functionality to specific fields, to create products such as AutoCAD Architecture, AutoCAD Electrical, AutoCAD Civil 3D, or third-party AutoCAD-based applications.
AutoCAD's native file format, DWG, and to a lesser extent, its interchange file format, DXF, have become de facto standards for CAD data interoperability. AutoCAD in recent years has included support for DWF, a format developed and promoted by Autodesk for publishing CAD data. In 2006, Autodesk estimated the number of active DWG files to be in excess of one billion. In the past, Autodesk has estimated the total number of DWG files in existence to be more than three billion.


Version history
• Version 1.0 (Release 1) - December 1982
• Version 1.2 (Release 2) - April 1983
• Version 1.3 (Release 3) - August 1983
• Version 1.4 (Release 4) - October 1983
• Version 2.0 (Release 5) - October 1984
• Version 2.1 (Release 6) - May 1985
• Version 2.5 (Release 7) - June 1986
• Version 2.6 (Release 8) - April 1987
• Release 9 - September 1987
• Release 10 - October 1988
• Release 11 - October 1990
• Release 12 - June 1992 (last release for Apple Macintosh)
• Release 13 - November 1994 (last release for Unix, MS-DOS and Windows 3.11)
• Release 14 - February 1997
• AutoCAD 2000 (R15.0) - March 1999
• AutoCAD 2000i (R15.1)- July 2000
• AutoCAD 2002 (R15.6) - June 2001
• AutoCAD 2004 (R16.0) - March 2003
• AutoCAD 2005 (R16.1) - March 2004
• AutoCAD 2006 (R16.2) - March 2005
• AutoCAD 2007 (R17.0) - March 2006
• AutoCAD 2008 (R17.1) - March 2007
• AutoCAD 2009 (R17.2) - March 2008

Berbagi ilmu untuk kemajuan Bangsa Headline Animator

 Subscribe in a reader

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

View agus fikri's profile on LinkedIn