Showing posts with label design. Show all posts
Showing posts with label design. Show all posts

Monday, January 24, 2011

Freelance Drafter untuk mesin; elemen mesin & spare part otomotif

Freelance Drafter

Apakah anda seorang mahasiswa teknik mesin, yang sedang mengerjakan tugas elemen mesin, seperti:

- bearing (bantalan)

- shaft (poros)

- brake (rem)

- pulley

- gear (roda gigi)

- clutch (kopling)

- chain (rantai)

Drafter kami siap membantu anda untuk mendesain mesin/sistem mekanis yang anda butuhkan dengan software 3D CAD SolidWorks.

- Biaya desain yang kompetitif.

- Waktu penyerahan project yang dapat diandalkan.

"contoh pekerjaan" kami [work samples] bisa dilihat:

http://agus-fikri.blogspot.com/2010/11/gallery.html

4 Langkah mudah untuk memesan desain:

1. kirim draf tangan atau sket 2D lewat e-mail.

2. drafter akan memberitahu biaya desain*) dan tanggal penyerahan desain.

3. setelah pemesan setuju, drafter akan membuat desain dan mengirim screen shot / video animasinya.

4. setelah pemesan membayar lewat tranfer ATM, drafter akan mengirim seluruh file melalui e-mail atau FTP server.

*) = biaya desain termasuk revisi minor pada desain.

biaya desain = Rp 20.000/jam.

sebagai pertimbangan, desain Machine Brackets dan Yoke assy [lihat di galeri gambar] dapat diselesaikan dalam waktu 1 jam [hanya part dan assembly saja].

Galeri gambar

Informasi lebih lanjut, hubungi :

E-mail: agus.fikri@gmail.com

Mobile: 024 74056122

Kutipan dari http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin

Mesin

Mesin adalah alat mekanik atau elektrik yang mengirim atau mengubah energi untuk melakukan atau membantu pelaksanaan tugas manusia. Biasanya membutuhkan sebuah masukan sebagai pelatuk, mengirim energi yang telah diubah menjadi sebuah keluaran, yang melakukan tugas yang telah disetel. Mesin dalam bahasa Indonesia sering pula disebut dengan sebutan pesawat, contoh pesawat telepon untuk tejemahan bahasa Inggris telephone machine. Namun belakangan kata pesawat cenderung mengarah ke kapal terbang.

Mesin telah mengembangkan kemampuan manusia sejak sebelum adanya catatan tertulis. Perbedaan utama dari alat sederhana dan mekanisme atau pesawat sederhana adalah sumber tenaga dan mungkin pengoperasian yang bebas. Istilah mesin biasanya menunjuk ke bagian yang bekerja bersama untuk melakukan kerja. Biasanya alat-alat ini mengurangi intensitas gaya yang dilakukan, mengubah arah gaya, atau mengubah suatu bentuk gerak atau energi ke bentuk lainnya.

Daftar isi

1 Pesawat sederhana atau komponen mekanikal

2 Mesin pembakaran dalam

3 Mesin pembakaran luar

4 Mesin perkakas

5 Jam

6 Kompresor dan Pompa

7 Mesin pembakaran dalam

8 Mesin pembakaran luar

9 Linkages

10 Turbin

11 Airfoil

12 Roket

13 Mesin penghitung

14 Teknologi Tepat Guna

15 Mesin biologi

16 Lihat pula

1. Pesawat sederhana atau komponen mekanikal

Bearing

Driveshaft

Gear

Tuas(Pengungkit)

Katrol

Bidang miring

Sekrup

Pegas

Baji

Roda and axle

Derek

Camshaft

2. Mesin pembakaran dalam

Mesin bensin

Mesin Diesel

Four-stroke cycle

Two-stroke cycle

Mesin Wankel

3. Mesin pembakaran luar

Mesin uap

Mesin Stirling

fourstroke

4. Mesin perkakas

Konvensional

Mesin bubut

Mesin frais

Mesin sekrap

Mesin tempa

Non-konvensional

EDM

Wire-cut

Water jet

5. Jam

Jam atom

Kronometer

Jam pendulum

Jam quartz

6. Kompresor dan Pompa

Archimedes screw

Eductor-jet pump

Hydraulic ram

Tuyau

Vacuum pump

7. Mesin pembakaran dalam

Mesin bensin

Mesin Diesel

Four-stroke cycle

Two-stroke cycle

Mesin Wankel

8. Mesin pembakaran luar

Mesin uap

Mesin Stirling

fourstroke

9. Linkages

Pantograph

10. Turbin

Turbin gas

Mesin jet

Turbin uap

Turbin air

Generator angin, Kincir angin (turbin udara)

11. Airfoil

Sail

Sayap

Rudder

Flap

Damper

Propeller

12. Roket

13. Mesin penghitung

Kalkulator

Komputer analog

Terowongan angin

Komputer digital

Mesin Turing

14. Teknologi Tepat Guna

Mesin Pengolah Makanan

Mesin Pengemas

Mesin Percetakan

Mesin Pendingin/Es

Mesin Pemanas/Heater

Monday, November 29, 2010

portfolio

I have 12 years experiences to create mechanical system and product design, I will realize your ideas with excellent design quality, tight schedule time and lowest price. I have expertise in SolidWorks and AutoCAD. I provide design service for:

- Mechanical system
- Industrial Machinery Design
- robotic
- Tool, die & mold
- Injection molding
- Customer product design
- Automotive & transportation parts/vehicles
- Milling & lathe parts
- Medical instruments
- Furniture’s & Fixtures
- Piping systems & pressure vessel.
- Process & Plant
- assembly
- 2D &; 3D technical drawing
- Welding construction
- Sheet metal
- simulation / study motion
- Tools & Operations at CNC
- Numerical control (NC)
Customer satisfaction is my focus; I always maintain long term business relationship with all my clients.

I am available to contact by Skype, email or phone, and would be happy to set up a convenient time to discuss the design.

Some pictures or video animation below is my work samples:

Sample 1:


Sample2:


Sample3:


Sample 4:


Sample 5:


Sample 6:



Sample7:


Sample8:


Sample9:


Sample10:


Sample 11:


Sample 12:
















Friday, April 23, 2010

Tutorial Solidworks 2009 - Planes

Silakan Download file PDF di sini

Bidang (Planes)

9 Jumada Al-awwal 1431.

Tutorial SolidWorks 2009

Plane di gunakan untuk meletakkan sketch, untuk membuat section view dari sebuah model atau untuk membuat bidang netral untuk fitur draft, dll.

Di FeatureManager design tree. SolidWorks telah meyediakan bidang Front, Top dan Right sebagai defaults.

Front Plane

Top Plane

Right plane

Kita juga dapat meletakkan Plane pada sebuah sisi (face).

Jika kita memerlukan tambahan Bidang (plane) lagi, kita dapat menambahkan Plane dengan cara:

1. Klik ikon Plane di toolbar reference Geometry.

2. Di menu pulldown, Klik Insert > Reference geometry > Plane.

Akan muncul Plane PropertyManager, Plane wizard ini dapat digunakan untuk membuat berbagai macam Plane menggunakan geometri yang berbeda, seperti: bidang(plane), sisi (face) rusuk (edge), garis dan titik(vertex).

Beberapa contoh pembuatan Plane:

1. Shortcut untuk membuat offset plane, tekan Ctrl + tarik plane yang sudah ada.

2. Through Lines/Points = Menggunakan 3 titik.

3. Through Lines/Points = Menggunakan 1 sisi & 1 titik

4. Through Lines/Points = Menggunakan 1 sumbu (axis) & 1 titik

5. Parallel Plane at point dengan jarak (distance) 10mm, jumlah plane 2.

6. Parallel Plane at point dengan sudut (angle) 15° dari suatu garis rusuk (edge), jumlah plane 2

7. Parallel Plane at point dengan sisi (face) dan 1 titik.

8. Normal to Curve, contoh sebuah sketch Helix dengan sebuah titik ujung (endpoint).

9. On surface, 1 sisi melengkung dengan 1 titik.

Selesai.

 

 

Monday, February 8, 2010

Membuat Spring/Pegas di Solidworks 2009

Silakan download file PDF di sini.
Tutorial revisi 2

kutipan teks selengkapnya:

Dalam tutorial sederhana ini kita akan belajar cara membuat Spring/Pegas di SolidWorks 2009. Untuk membuat sebuah pegas, kita bisa menggunakan tool Sweep. Sweep digunakan untuk membuat bentuk pejal dengan menggerakkan sebuah penampang (Profile) sepanjang lintasan (Path). Sweep yang dibuat bisa berupa Base, Boss, Cut atau Surface. Untuk membuat pegas kita menggunakan Swept Boss/Base , Profile nya berupa lingkaran (Circle) dan path nya berupa Helix and Spiral

Untuk membuat Path berupa Helix :
1. Buka Sketch dan buat sebuah sketch berupa lingkaran (circle). Diameter lingkaran ini akan menentukan diameter dari helix.
• Klik Top Plane
• Klik tab Sketch di CommandManager
• Klik ikon Circle
• Dengan Smart Dimension buat ukuran yang dikehendaki

• Keluar dari Sketch
2. Klik Tab Features di CommandManager, pilih ikon Helix and Spiral

• Saat diminta memilih Plane/Sketch, pilih Sketch1

• Property Manager dari Helix/Spiral, dengan pilihan Pitch and Revolution, jumlah putaran (Revolutions) = 4, jarak (Pitch) = 2mm, Start angle = 0deg. Klik OK untuk menutup property Manager

Untuk membuat Profile berupa lingkaran :
• Klik Right Plane
• Klik tab Sketch di CommandManager
• Klik ikon Circle
• Dengan Smart Dimension buat ukuran yang dikehendaki

• Keluar dari Sketch
Setelah Path berupa Helix dan Profile berupa lingkaran selesai, kita akan membuat pegas dengan tool Swept Boss/Base .
• Klik Tab Features di CommandManager, pilih ikon Swept Boss/Base .
• Akan keluar Sweep Property Manager. Untuk Profile pilih Sketch lingkaran, untuk Path pilih Helix. Klik OK untuk menutup property Manager

• Hasilnya sebagai berikut

Terdapat beberapa pilihan lain untuk mengedit bentuk pegas dengan cara Edit Feature dari Helix/Spiral.

Membuat pegas dengan Variable Pitch.

Dengan hasil sebagai berikut:

Membuat pegas dengan bentuk tirus (Taper Helix)

Dengan hasil sebagai berikut:

Beberapa parameter lain yang bisa dicoba
• Height and Revolution
• Height and Pitch
• Spiral

---oo00oo---




Monday, December 21, 2009

Tutorial SolidWorks 2009 : Sumbu Referensi

Silakan baca tutorial selengkapnya di
http://agus.fikri.googlepages.com/SolidWorks-Sumbureferensi.pdf
Kutipan teks:
Sumbu Referensi (Reference axis)
(Tutorial SolidWorks 2009)

Reference Axis digunakan untuk membuat sumbu baru atau mengedit sumbu yang telah ada.

Reference Axis dapat di akses melalui
1. Pull down menu, Insert > Reference Geometry > Axis

2. atau melalui Command Manager, tab Features > Reference Geometry > Axis

3. atau melalui Reference Geometry Toolbar > Axis

Ada beberapa pilihan untuk membuat sumbu referensi:
1. One Line/Edge/Axis: pilih garis sketch, rusuk (edge) atau pilih View > Temporary, lalu pilih sumbu yang ditampilkan.
2. Two Planes: pilih 2 planar face atau bidang (plane).
3. Two Points/Vertices: 2 titik atau midpoint
4. Cylindrical/Conical Face: pilih bidang silindris atau kerucut
5. Point and Face/Plane : pilih bidang dan sebuah titik, sumbu yang dihasilkan adalah tegak lurus dengan bidang tersebut dan melalui titik yang telah dipilih. Jika bidang tidak planar, titik harus terletak di bidang tersebut.

PropertyManager dari Axis

Reference entities : menunjukkan entitas yang telah dipilih .

Contoh-contoh pembuatan sumbu referensi:
Satu Rusuk (Edge) :

Satu Axis :
Temporary Axis di aktifkan, lalu pilih salah satu sumbu yang ditampilkan.

2 bidang planar :

2 bidang/Plane : gunakan flyout FeatureManager untuk memilih bidang Front dan Top.

2 titik atau midpoint :

Bidang kerucut atau silindris :

Sebuah bidang dan titik :
Buat sebuah titik

Wednesday, December 16, 2009

Tutorial SolidWorks 2009 - Measure

Silakan baca di :
http://agus.fikri.googlepages.com/SolidWorks-Measure.pdf

kutipan teks selengkapnya

Measure
(Tutorial SolidWorks 2009)

Tool Measure digunakan untuk mengukur panjang, luas area, sudut, jarak antar 2 garis, jarak antar 2 bidang, berlaku di Sketch, model 3D, assembly maupun Drawing. Untuk lingkaran dan lengkung (arc) terdapat juga pengukuran jarak antar pusat (center), jarak minimum dan jarak maksimum.

Tool Measure dapat di akses melalui
Pull down menu, Tools > Measure
atau melalui toolbar Tools, klik tool Measure
Contoh-contoh pengukuran:
Panjang :
Luas area :
Sudut :
Jarak antar 2 garis :
Jarak antar 2 bidang :
Jarak center antar 2 lingkaran/lengkung (arc) :
Jarak minimum antar 2 lingkaran/lengkung (arc) :
Jarak maksimum antar 2 lingkaran/lengkung (arc) :

Option Show XYZ measurements tidak aktif :
Units/Precision untuk memilih satuan, tingkat presisi pengukuran dan satuan ganda.
Gambar dibawah ini adalah jendela “Measure Units/Precision” dengan pilihan satuan ganda, Milimeter dan Inch dengan masing-masing 3 angka decimal di belakang koma.
Hasil :

Untuk menghapus hasil pengukuran dari pilihan terakhir, klik disembarang tempat di area gambar (graphic area).

Thursday, December 3, 2009

Tutorial SolidWorks 2009 - Tool Pattern

Tutorial selengkapnya bisa dibaca di:
http://tentangcad.com/2009/12/tool-pattern/

Kutipan teks selengkapnya
Tool Pattern
(Tutorial SolidWorks 2009)

Tool Pattern adalah metoda terbaik untuk membuat objek turunan yang lebih dari satu.

Seed (objek induk) = geometri yang akan di polakan, ini bisa terdiri dari satu atau lebih feature, bodi atau face.
Instance (objek turunan) = salinan dari seed (objek induk) yang dibuat oleh sebuah pola/susunan.

Cara mengakses tool pattern:
1. Pull down menu, Insert > Pattern/Mirror.

2. CommandManager, tab Features

3. Toolbar Features






1. Linear Pattern
1.1. Susunan satu arah dengan jarak yang sama.
Penjelasan contoh gambar di bawah ini adalah untuk arah pattern menggunakan tepi horizontal dari kubus, jarak antar Instance = 10 mm, jumlah Instance = 4 buah.

Hasil nya sebagai mana gambar di bawah.

1.2. Susunan dua arah dengan jarak yang sama
Penjelasan contoh gambar di bawah ini adalah untuk arah pattern 1 (Direction 1) menggunakan tepi horizontal dari kubus, jarak antar Instance = 10 mm, jumlah Instance = 4 buah, untuk arah pattern 2 (Direction 2) menggunakan tepi vertical dari kubus, jarak antar instance = 15 mm, jumlah Instance = 3 baris. Klik tombol Reverse Direction untuk membalik arah pattern.

Hasilnya sebagai mana gambar di bawah

1.3. Susunan dua arah hanya objek induk (Seed)
Penjelasan contoh gambar di bawah ini adalah kotak Pattern seed Only di klik.

Hasilnya sebagai mana gambar di bawah











1.4. Susunan satu/dua arah, dengan membuang objek turunan (instance) tertentu
Penjelasan contoh gambar di bawah ini adalah aktifkan Group Box “Instances to Skip”, klik bulatan pink untuk menghapus Instance yang di kehendaki.

Hasilnya sebagai mana gambar di bawah


2. Circular Pattern
Untuk Circular Pattern, kita harus menyiapkan sumbu putar (Pattern Axis) terlebih dahulu.
2.1. Susunan melingkar dengan jarak yang sama pada sebuah pusat putaran

Penjelasan contoh gambar di bawah ini adalah pada jarak putar 180ยบ terhadap sumbu putar, terdapat 5 instance dengan jarak yang sama.


















2.2. Susunan melingkar dengan jarak tertentu pada sebuah pusat putaran, dengan membuang objek turunan (instance) tertentu.

Penjelasan contoh gambar di bawah ini adalah terdapat 5 instance dengan jarak masing-masing 30ยบ, dimana Instance ke-4 dihapus.

Hasil nya sebagai mana gambar di bawah



3. Table driven Pattern
3.1. Menyiapkan Coordinate System, klik Insert > Reference Geometry > Coordinate System

3.2. lalu klik ikon toolbar Table Driven Pattern
3.3. Klik kotak Coordinate System lalu masukkan Coordinate System1 dan klik kotak Features to copy lalu masukkan Extrude2, untuk memasukkan koordinat system ke titik 1 dan seterusnya, klik ganda pada masing-masing point, lalu masukan koordinat X dan Y, klik OK




3.4. Hasilnya sebagai mana gambar di bawah

4. Sketch Driven Pattern
4.1. Buat sketch dengan Point

4.2. lalu klik ikon toolbar Sketch Driven Pattern
4.3. Untuk Features to Pattern, pilih extrude2, untuk kotak Selections pilih Sketch3 yang baru saja kita buat.

4.4. Hasilnya sebagai mana gambar di bawah

5. Curve Driven Pattern
5.1. Susunan dengan jumlah tertentu pada sebuah sketch
5.1.1. Dengan Sketch Straight Slot, buat part seperti dibawah ini, lalu tambahkan Sketch yang akan berfungsi sebagai Pattern Direction (Sketch3).

5.1.2. lalu klik ikon toolbar Curve Driven Pattern
5.1.3. pada kotak Direction, klik Sketch3. pada kotak Features to Pattern, pilih Extrude2, klik kotak Equal Spacing, masukkan Number of Instance = 8 buah.

5.1.4. Hasilnya sebagai mana gambar di bawah (Sketch3 di sembunyikan/Hide).

5.2. Susunan dengan jarak tertentu pada lintasan sebuah sketch
5.2.1. Masih sama dengan langkah diatas, tetapi kotak Equal Spacing dikosongkan, Jumlah Instance masih sama = 8 buah, dengan jarak 20mm.

5.2.2. Hasilnya sebagai mana gambar di bawah

6. Fill Pattern
Ada 4 pilihan Pattern layout
Perforation
Circular
Square
Polygon

Penjelasan contoh gambar di bawah ini adalah:
Di PropertyManager untuk Fill Pattern, terdapat:
Fill Boundary = Face<1>
Pattern layout = Polygon
Loop distance = 15 mm
Polygon Sides = 10
Distance Spacing = 10 mm
Margin = 0 mm
Group Box Features to pattern kita aktifkan, untuk membuat Seed Cut secara otomatis.
Seed Cut kita pilih bentuk Diamond.



Hasilnya sebagai mana gambar di bawah.

Tutorial SolidWorks 2009- Hubungan antar Sketch (Sketch Relations)

Silakan baca di:
http://tentangcad.com/2009/12/hubungan-antar-sketch-sketch-relations/

kutipan teks selengkapnya:
Hubungan antar Sketch (Sketch Relations)

(Tutorial SolidWorks 2009)
Sketch Relations digunakan untuk memaksa keadaan sebuah elemen sketch untuk mencapai maksud disain (design intent). Sketch Relations timbul secara otomatis, beberapa yang lainnya dapat ditambahkan sesuai kebutuhan.

Sketch Relations secara otomatis akan ditambahkan pada geometri saat sketch dibuat. Untuk hubungan sketch yang tidak dapat di tambahkan secara otomatis, terdapat tool “Add Relations” untuk membuat hubungan (relations) pada geometry yang dipilih.

Display relations: menunjukkan daftar hubungan antar sketch dan kita dapat memilih untuk menghapus beberapa hubungan antar elemen sketch tersebut.

Bagaimana cara menampilkan Display Relations
1. Klik entitas sketch, simbol yang muncul menunjukkan hubungan yang terdapat pada entitas sketch. Sebagai contoh: garis lengkung di bawah ini mempunyai hubungan (relation) 2 tangent dan 1 equal.

2. PropertyManager, pilih entitas sketch & propertymanager menunjukkan hubungan (relations) yang terdapat pada entitas tersebut.


3. klik Display/Delete Relations pada toolbar Dimension > Relation. PropertyManager akan kembali menunjukkan semua hubungan pada sketch tersebut.

Menambah hubungan (Add Relations): digunakan untuk membuat hubungan geometrik, seperti Parallel, Perpendicular, atau collinear antar elemen sketch.

Beberapa cara untuk Add Relations:
1. Pilih entitas sketch dan pilih hubungan yang sesuai dari kotak Add Relations di PropertManager

2. atau, klik kanan entitas sketch, dan pilih Add Relations dari menu shortcut
3. atau, klik Tools > Relations > Add .
4. atau, pilih dari toolbar sketch, klik Add relation


Untuk memilih beberapa objek, pilih objek dengan tombol mouse kiri, tekan dan tahan tombol Ctrl saat memilih objek berikutnya.

Contoh-contoh Sketch Relations
Banyak tipe dari sketch relations, yang mana akan bekerja tergantung pada kombinasi dari geometri yang kita pilih. Pemilihan geometri sendiri dapat berlaku pada entitas sketch itu sendiri, titik ujung (endpoint) atau kombinasinya.

• Parallel antara 2 garis atau lebih

• Horizontal antara 2 endpoint atau lebih


• Vertical antara 2 garis atau lebih

• Perpendicular, tegak lurus antara 2 garis

• Collinear antar 2 garis

• Tangent antara 2 garis lengkung

• Concentric antara 2 lingkaran

• Equal antara 2 lingkaran

• Coincident antara 1 garis dan 1 titik ujung

• Merge antara 2 titik ujung

• Midpoint antara 1 garis dengan 1 titik ujung


Menghapus Relation
Klik Relation, baik di simbol atau di PropertyManager, lalu tekan tombol Delete.

Tuesday, November 17, 2009

Tutorial SolidWorks 2009: User Interface

Silakan baca tutorial selengkapnya di sini:

http://tentangcad.com/2009/11/user-interface-di-solidworks-2009/

kutipan teks:

User Interface di SolidWorks 2009

Ikon yang tidak dapat di pilih:

Sekali waktu, kita akan melihat pilihan command, ikon dan menu yang berwarna abu-abu dan tidak dapat di pilih. Ini di karenakan kita tidak bekerja di kelompok yang tepat untuk mengakses pilihan (options) ini. Sebagai contoh, saat kita bekerja pada sebuah sketch (mode Edit Sketch), kita akan mempunyai akses penuh ke semua tool sketch. Oleh karena itu, kita tidak dapat mengakses ikon seperti Fillet atau Chamfer di toolbar Features. Sebaliknya, saat kita tidak bekerja pada sebuah sketch, kita dapat mengakses ikon Fillet atau Chamfer tetapi tool sketch akan menjadi abu-abu dan tidak dapat di pilih. Design ini membantu user yang belum berpengalaman dengan cara membatasi pilihan hanya pada perintah-perintah yang sesuai.

Pre-Select

Sebagai sebuah aturan, software SolidWorks tidak meminta kita untuk memilih objek dahulu sebelum membuka menu atau kotak dialog. Sebagai contoh, kita ingin menambah beberapa fillet pada tepi Part, kita mempunyai kebebasan untuk memilih tepi (edge) dahulu lalu klik tool Fillet atau kita dapat klik tool fillet baru kemudian pilih tepi (edge). Pilihan ada pada pengguna.

Head-Up View Toolbar

Heap-Up View Toolbar adalah toolbar transparan yang berisi perintah manipulasi untuk View. Beberapa ikon (seperti Hide/Show Items ikon) adalah tombol Flyout Tool yang berisi pilihan-pilhan perintah yang lain. Flyout ini terdapat tanda panah kebawah kecil untuk mengakses perintah-perintah lainnya.

Pull Down Menu.

Pull Down menu menyediakan akses untuk berbagai macam perintah yang SolidWorks tawarkan.

Menu yang mempunyai panah ke kanan, seperti ini berarti terdapat sub-menu yang berhubungan dengan pilihan tersebut.

Menu yang diikuti oleh titik-titik seperti ini berarti perintah/option tersebut akan membuka kotak dialog dengan pilihan atau informasi tambahan lainnya.

Feature Manager Design Tree

FeatureManager Design Tree adalah salah satu bagian unik dari software SolidWorks yang menunjukkan semua Feature di dalam sebuah part atau assembly. Saat sebuah Feature di buat, feature tersebut akan di tambahkan kedalam FeatureManager design tree. Sehingga FeatureManager Design tree menunjukkan urutan secara kronologis sebuah pembuatan Part/Assembly. Feature Manager design tree juga memberikan akses untuk mengedit feature/objek yang terdapat di dalamnya.

Konvensi yang berlaku di featureManager Design Tree

• Sebuah simbol di sebelah kiri ikon item menandakan bahwa ikon ini berisi item-item yang berhubungan, klik untuk membuka item dan menampilkan isinya.

• Sketch yang di dahului oleh

(+) = over defined

(-) = under defined

(?) = sketch tidak dapat dipecahkan

Tanpa tanda = fully defined

• Posisi dari komponen assembly

(+) = over defined

(-) = under defined

(?) = tidak dapat dipecahkan

(f) = fix (terkunci)

Tanpa tanda = fully defined

Reordering Features:

Seperti di jelaskan di depan, FeatureManager Design tree menunjukkan urutan secara kronologis sebuah pembuatan Part/Assembly. Tetapi kita dapat juga mengubah urutan feature di FeatureManager design tree. Feature yang ingin kita pindah posisinya, kita klik kiri lalu drag ke urutan yang dikehendaki. Bila operasi reorder di ijinkan akan keluar tanda , jika tidak diijinkan akan keluar tanda . Operasi reorder di ijinkan sepanjang Parent feature tetap mendahului child feature.

Gambar di bawah adalah urutan feature: Extrude Boss, Shell & terakhir Extrude Cut.

Gambar di bawah adalah urutan feature: Extrude Boss, Extrude Cut & terakhir Shell. Feature Extrude Cut di drag ke atas , sebelum Shell.

PropertyManager

Banyak perintah di SolidWorks yang di eksekusi melalui PropertyManager. PropertyManager menempati posisi layer yang sama dengan FeatureManager Design Tree dan bergantian saat mereka digunakan.

Tombol baris atas terdapat tombol OK, Cancel dan Preview.

Dibawahnya terdapat satu atau lebih Group Boxes yang berisi pilihan/option yang berhubungan. Mereka dapat dibuka dan ditutup untuk mengaktifkannya atau menon aktifkan Group Box tersebut.

CommandManager

Commanmanager adalah sekelompok toolbar yang ditujukan untuk membantu pengguna pemula atau untuk bekerja pada tugas khusus. Sebagai contoh, saat kita bekerja di file Part, toolbar mempunyai beberapa Tab untuk mengakses perintah yang berhubungan dengan Features, Sketch, DimXpert, dan Evaluate. Saat kita bekerja di file Assembly, akan dijumpai Tab Assembly, Layout, Sketch dan Evaluate.

CommandManager dapat ditampilkan dengan atau tanpa text pada tombol-tombolnya.

Context Toolbars

Saat kita memilih item di graphics area atau FeatureManager design tree, context toolbar akan muncul dan menyediakan akses untuk perintah yang sering digunakan untuk item tersebut.

Context Toolbar di graphics area

Context Toolbar di FeatureManager design tree

Kita juga dapat klik kanan saat context toolbar muncul untuk melihat tambahan menu yang berhubungan dengan item yang kita pilih tersebut.

Wednesday, November 4, 2009

Tutorial SolidWorks 2009: Status Pada sketch

Tutorial selengkapnya dapat di lihat di:

http://tentangcad.com/2009/11/status-pada-sketch/

kutipan teks:

Status pada Sketch

(Screen shot menggunakan SolidWorks 2009).

Sketch pada umumnya berada pada salah satu keadan berikut

• Under defined

• Fully defined

• Over defined

Status sketch akan muncul di Window status bar ( pojok kanan bawah).

Warna pada sketch menandakan status/keadaan masing-masing satuan sketch.

Under defined; saat kita memulai sebuah sketch. Kita dapat menarik salah satu entitas sketch untuk merubah bentuk atau posisinya. Pada kotak dibawah ini, garis hitam di bawah dan di kiri menempel pada titik Origin, tetapi kita dapat menarik garis di atas dan di kiri, warna biru menandakan garis tidak fix.

Fully Defined; menambahkan ukuran di garis atas dan kanan akan memberi ukuran yang fix pada kotak, karena kedua ukuran tersebut juga mewakili ukuran ruas garis yang lainnya (kiri dan bawah). Semua satuan sketch akan berubah menjadi hitam yang berarti fully defined.

Over Defined; ukuran yang berlebihan akan membuat sebuah sketch over defined. Memberi 2 ukuran pada geometri yang sama adalah tidak sah. Sebuah kotak dialog akan muncul saat kita memberi ukuran berlebihan. Kita di minta memilih ukuran ini sebagai driven(pengikut) atau driving(penentu).

Jika kita memilih driven lalu klik OK, akan nampak seperti gambar di bawah ini.

Driven dimension tidak dapat di ubah, jika kita klik ganda pada ukuran 40 (abu-abu), akan keluar pemberitahuan sebagai berikut.

Sebaliknya, jika dalam kasus seperti gambar di bawah ini, dimana kita ingin memberi sudut antara garis kanan dan garis bawah, dan kita memilih sebagai ukuran driving, klik OK

Akan keluar pemberitahuan Over defined di Window status bar. Ada 2 ruas garis yang konflik (warna kuning), tetapi tidak ada yang Unsolvable (warna merah).

Jika kita klik ganda tulisan merah Over Defined, akan muncul SketchXpert property manager untuk mengatasi masalah over defined ini.

Untuk melihat semua hubungan (relations) yang salah, klik Manual Repair . Ada 3 entitas yang konflik,

Kita bisa memilih salah satu, kemudian klik delete untuk membuang relation atau dimension yang salah. Klik Ok untuk keluar dari property manager.

Atau bisa juga klik Diagnose , akan muncul urutan solusi yang akan di tawarkan oleh SolidWorks untuk memecahkan masalah Over Difined tersebut. Klik Accept untuk menerima salah satu solusi.

Sekarang Sketch menemukan solusi yang valid. Klik OK untuk keluar.

Dan window status bar akan merubah menjadi Fully Defined

Ukuran (Dimension) dan hubungan (relation) adalah 2 macam Pembatas (constraints). Kita dapat menentukan sketch dengan salah satu atau keduanya.

Meskipun kita dapat ,membuat feature dengan Sketch yang tidak fully defined, tetapi di sarankan untuk membuat sketch fully defined untuk model produksi. Jika Sketch dalam keadaan fully defined, perubahan akan dapat di perkirakan.Untuk keperluan Manufacture, semua sketch harus Fully defined.

Monday, May 25, 2009

Antar muka pada Pro/ENGINEER

1. Navigasi di Pro/ENGINEER
Setelah kita membuka Pro/ENGINEER, jendela utama akan terbuka di layar monitor. Navigator Panel terbentang di sebelah kiri. Terdapat beberapa tab seperti Model tree; Folder Browser; Favorites dan Connections.
Model tree adalah daftar setiap fitur di file part, termasuk datum dan sistem koordinat. Ketika kita berada di file part, model tree menunjukkan nama file part dan masing masing fitur di bawahnya. Sedang untuk file assembly, model tree menunjukkan nama file assembly dan nama part-part di bawahnya.
Kita dapat mengatur tampilan layar, termasuk tampilan Navigator panel dengan memilih Tools > Customize Screen. Perubahan yang kita pilih di menu akan diterapkan pada semua jendela yang terbuka.
Semua keterangan di model tree akan terhubung secara langsung ke database disain. Saat kita memilih salah satu item, maka fitur akan di tampilkan secara highlight di jendela gambar. Sebagai pemula, kita akan memakai Model Tree sebagai bantuan pemilihan, tetapi saat kita makin mahir, kita akan memakai Layer Tree. Dengan menggunakan layer, kita dapat mengatur/mengelompokkan fitur, datum-datum [plane, axis, surface, point] & part-part (di dalam file assembly), sehingga kita dapat mengerjakan kelompok tersebut secara bersamaan. Hal ini sangat bermanfaat ketika kita bekerja dengan sebuah model atau perakitan yang terdiri dari ribuan objek dan properties yang terpisah.
1. Jendela dan file “In Session”
Meskipun kita dapat membuka jendela lebih dari satu, tetapi kita hanya dapat bekerja dengan 1 jendela pada 1 waktu. Jendela tempat kita bekerja disebut “active window”. Untuk berpindah diantara jendela, pilih daftar jendela yang dibuka di bawah menu Window pada pull down menu. Cara lainnya adalah pilih Window > Activate (Ctrl+A) untuk mengaktifkan jendela.
Pro/ENGINEER membedakan antara file “terbuka” dalam artian terlihat di jendela dengan file “in Session” dimana file ini mungkin terlihat/tidak terlihat di jendela. Sebagai contoh, saat kita membuka file assembly, akan membawa semua file part yang ikut system perakitan tersebut untuk “in session”, meskipun file part tersebut tidak terlihat di layar, referensi assembly file tersebut akan dimuat dalam memory.
Ada 2 tahap untuk menutup file. Klik File > Close Window untuk menutup jendela dari file tersebut tetapi masih dimuat dalam memori/”in session”. Untuk mengeluarkan file dari “in session”, klik File > Erase>Not Displayed, file ini tidak dihapus dari harddisk, tetapi ditutup secara keseluruhan/tidak “in session” lagi.
1. Pengaturan file
Bagian ini membahas tentang managemen file, default directory, dan fungsi backup otomatis. Memahami file backup dan kaidah iterasi akan membantu kita menjaga direktori database secara berurutan.
Working directoryDirektori/folder dimana file di buat dan di simpan secara default. Merubah working directory dengan ...........

Baca selengkapnya di Sini

Monday, May 18, 2009

Merubah sistem satuan di Pro/ENGINEER

Sistem satuan default di Pro/ENGINEER adalah Inch Lbm Second, kita bisa merubahnya ke millimeter Kilogram Second (mmKs), dengan cara seperti ini:
1. Di menu pull down, klik Edit > klik Setup.
2. Setup Menu Manager akan muncul di sebelah kanan, klik Units.
3. Kotal dialog Units Manager akan keluar, pilih milimeter Kologram Second (mmks).



































4. Klik set
5. Akan keluar kotak dialog Changing Model Units, ada 2 pilihan:









Convert Dimension = akan merubah nilai ukuran model dengan mengalikan nilai konversi, ukuran model akan tetap sama setelah ukuran di ubah (contoh = 1" menjadi 25.4 mm).
Interpret Dimension = nilai ukuran akan tetap, ukuran model akan berubah setelah konversi ukuran, pilihan ini berguna jika kita salah menggunakan template part (contoh = 1" menjadi 1mm).
6. Klik OK, klik Close di kotak dialog Units Manager, klik Done di Setup Menu Manager.
7. Selesai.

Monday, March 23, 2009

Tutorial SolidWorks: membuat screw 3D (revisi 2)

Tutorial ini adalah revisi dari tutorial lama dengan judul yang sama: Tutorial SolidWorks: membuat screw 3D. Pada tutorial yang lama terdapat beberapa step yang belum di tuliskan.
terima kasih kepada Mas Mardi yang telah memberitahukan hal ini.

di dalam tutorial ini terdapat pembahasn tentang:
1. Chanfer
2. Revolve
3. Helix and Spiral
4. Sweep Cut
5. Fillet
6. Poligon
7. extrude Cut

Silakan download file PDF di Sini

Tuesday, January 27, 2009

Tutorial Autodesk Inventor Membuat variasi ukuran pada part dengan spreadsheet (iPart)


Dalam tutorial ini kita akan belajar cara membuat variasi ukuran pada sebuah part dengan iPart. Didalam iPart ini kita bisa mengedit parameter ukuran dengan Spread sheet. Masih seperti tutorial sebelumnya,kita akan membuat sebuah model Cantilever I Beam (ukuran dalam tutorial ini tidak mengikuti salah satu standard industri, ukuran hanya untuk representasi bentuk saja).


Silakan download file PDF di sini

Saturday, December 20, 2008

Tutorial CATIA : Design Table

Tutorial CATIA : Design Table

Dalam tutorial ini kita akan belajar cara membuat variasi part sebangun dengan Design Table, Jika di Solidworks kita telah mempelajari Design Table, fungsi yang sama di CATIA dengan nama yang sama pula. Dalam tutorial ini kita akan membuat variasi pada kubus sederhana.



Silakan download file PDF di sini.

Monday, December 15, 2008

Tutorial Inventor : Feature Coil

Tutorial Inventor : Feature Coil



Dalam tutorial ini kita akan belajar cara membuat sebuah model allen screw dengan feature Coil. Ikon tool Coil pada panel di part features untuk membuat sebuah feature dengan cara memproyeksikan sebuah sketch berdasarkan lintasan berupa Helix. Semua ukuran dalam tutorial ini tidak mengikuti salah satu standard international, ukuran yang ada hanya untuk presentasi bentuk.



Silakan download file PDF di sini

Monday, November 24, 2008

Tutorial Inventor : Feature Loft

Tutorial Inventor : Feature Loft

Dalam tutorial ini kita akan belajar cara membuat sebuah part dengan feature Loft. Ikon tool Loft pada panel di part features untuk membuat sebuah feature yang terdiri dari 2 atau lebih profil sketch (Section) yang diletakkkan pada multiple work plane atau sisi part. Model transisi dari satu bentuk ke bentuk berikutnya dapat mengikuti sebuah lintasan (Rail).

Silakan download file PDF di sini

Thursday, November 13, 2008

Tutorial Inventor : Feature Sweep

Tutorial Inventor : Feature Sweep



Dalam tutorial ini kita akan belajar cara membuat sebuah part dengan feature Sweep. Ikon tool Sweep pada panel Part Features untuk membuat sebuah feature dengan menggerakkan sebuah sketch Profile sepanjang lintasan (Path). Profile harus sebuah kurva tertutup atau surface.



Silakn download file PDF disini.

Tuesday, November 4, 2008

Tutorial CATIA : memperbaiki Sketch dan Feature

Tutorial CATIA : memperbaiki Sketch dan Feature



Dalam tutorial ini kita akan belajar cara memperbaiki (meng-edit) Sketch dan Feature. Setelah kita membuat sebuah part, kadang kita ingin merubah ukuran untuk memperbaiki fungsi atau estetika dari part/komponen tersebut, atau bisa juga setelah part dirakit (assembly), kita menemukan tabrakan antar part (collision). Dalam pelajaran ini kita akan memperbaiki Sketch dari part Crank Shaft/Crank dan untuk memperbaiki Feature kita akan menggunakan part Engine Block/Cylinder.Kedua part tersebut telah di bahas dalam tutorial terdahulu dalam seri merangkai mesin torak



Silakan Download file PDf di sini

Berbagi ilmu untuk kemajuan Bangsa Headline Animator

 Subscribe in a reader

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

View agus fikri's profile on LinkedIn