Monday, May 11, 2009

Konsep pada Pro/ENGINEER

Menjadi pengguna Pro/ENGINEER berarti belajar untuk berpikir bagaimana bagian-bagian disain berinteraksi dan berpikir kedepan bagaimana interaksi ini akan berubah. Pada tingkat paling dasar, bagian yang mempunyai bentuk geometri dengan ciri tertentu, disebut Fitur [feature], yang membangun sebuah part pejal [solid], seperti extrusion, hole atau chamfer. Pada tingkat yang lebih tinggi, bagian tersebut mungkin sebuah part terpisah di dalam sistem perakitan, bergabung bersama-sama dalam hubungan yang mandiri. Pada semua tingkatan, bagian-bagian ini saling berinteraksi menuju tujuan bersama [common purpose] yang di sebut Tujuan Disain [design intent].

Hubungan Parametrik

Sebagai contoh, jika kita ingin menempatkan sebuah ektrusi tepat di pusat antara 4 rusuk [edge] referensi. Setelah Constraint kita tentukan, maka koordinat X dan Y dari ektrusi tersebut akan selalu setengah dari panjang dan lebar dari permukaan segi empat tersebut. Pro/ENGINEER akan selalu menghitung dan mengupdate posisi dari ektrusi tersebut bahkan jika panjang dan lebar dari permukaan berubah. Hal ini Karena Pro/ENGINEER menggunakan hubungan Parametrik [Parametric Associativity] untuk menempatkan ektrusi tersebut.

Kita dapat menggunakan contoh ini untuk menentukan bentuk geometri yang sederhana atau dapat juga digunakan untuk kalkulasi yang rumit seperti menghitung Massa, Volume atau pusat gravitasi (Center of Gravity). Penerapan “hubungan Parametrik” diantara satuan-satuan disain dapat menghemat waktu dan usaha ketika perubahan di perlukan dalam desain tersebut. Kita dapat juga membuat produk baru yang merupakan inovasi dari produk sebelumnya dengan cara merubah parameter dari disain produk sebelumnya, tanpa harus memulainya dari awal.

Hubungan pada semua tahap disain

Pro/ENGINEER tidak hanya mendisain part individu secara cepat, tetapi juga mencatat hubungan perakitan antara part tersebut dan sekaligus mencetak gambar tekniknya. Kita dapat mengolah dan merubah ukuran dan parameter pada semua tahap disain.

Ukuran yang ditunjukkan pada gambar teknik adalah turunan dari ukuran model 3D nya dan tetap terhubung secara dinamis dengan file 3D, inilah yang disebut dengan hubungan 2 arah [bidirectional], jadi jika kita merubah gambar 2D maka ukuran model 3D akan berubah mengikutinya.

3 Mode disain

Ada 3 mode disain di Pro/ENGINEER:

1. Membuat Part

2. Membuat perakitan [Assembly]

3. Membuat gambar teknik

Baca selengkapnya disini

Friday, May 1, 2009

Mengganti sistem satuan (units system) di SolidWorks

Caranya begini Boss…

  1. Buka part file dengan cara klik New > Part > OK
  2. Pada pull down menu > pilih Tools > klik Options
  3. Jendela System Options akan keluar, pilih Tab Document Properties
  4. Pada jendela sebelah kiri > klik Units.
  5. Di sebelah kanan akan keluar kelompok Units System.
  6. Kamu bisa mengganti dari MMGS (millimeter, gram, second) menjadi IPS (inch, pound, second), klik OK.
  7. Saat kita membuat Sketch, system koordinat di sebelah kanan bawah akan menunjukkan system satuan yang telah kita pilih.

Untuk membuat Template nya:

  1. Klik New pada standard toolbar atau File > New.
  2. Di kotak dialog, klik ganda pada ikon yang dimaksud untuk tipe template yang ingin kita buat: Part, Assembly, atau Drawing.
  3. Klik Options pada Standard toolbar atau Tools > Options.
  4. Pada Tab Document Properties, pilih option yang akan di customize di document template baru, kemudian klik OK.
  5. Hanya options pada tab Document Properties yang akan di simpan pada document template.
  6. Klik File > Save As.
  7. Pilih tipe template yang akan di simpan:

    Part Templates (*.prtdot)

    Assembly Templates (*.asmdot)

    Drawing Templates (*.drwdot)

  1. Ketik nama file, file ektensi akan ditambahkan secara otomatis.
  2. Pilih folder, lalu klik Save.

Berbagi ilmu untuk kemajuan Bangsa Headline Animator

 Subscribe in a reader

Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

View agus fikri's profile on LinkedIn